*BISNIS MARKET*- Sungguh jaman edan! Siswa atau murid saat ini tambah berani dan kurang ajar kepada gurunya. Banyak kasus yang saat ini murid tidak lagi menghargai sosok yang memberikan ilmu.
Adanya perilaku ini akibat dari pergaulan bisa jadi juga karena didikan orang tua. Sehingga karakter baik anak tidak terbentuk sejak dini.
Banyak kejadian di mana siswa atau murid sekolah berani menantang gurunya, bahkan ada yang lebih sadis menganiaya hingga catat seumur hidup hingga sang guru meregang nyawa.
Timnas Putri Indonesia Bersiap Hadapi Singapura di Bandung, Ujian Krusial untuk Peringkat FIFA
Terbaru, kasus murid yang tidak menghargai gurunya kembali terjadi. Kali ini kejadiannya di Sinjai, di Maan siswa tersebut merupakan anak seorang anggota polisi tega memukul gurunya di depan bapaknya sendiri.
Hal ini diketahui saat sebuah berita yang viral di media sosial memuat seorang siswa di Sinjai nekat memukul guru Wakil Kepala Sekolahnya hanya karena tidak terima dilaporkan bolos.
Adapun aksi pemukulan itu terjadi di ruang BK di hadapan bapak siswa yang seorang polisi, namun bapaknya siswa tersebut tidak mencegah ataupun melerai.
Kini kasus ini tengah diproses oleh kepolisian dan Propam untuk menegakkan hukum dan keadilan.
Dengan kejadian ini, perlindungan guru dan kedisiplinan siswa harus selalu dijaga demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Terungkap, siswa yang memukul gurunya itu bernama MF (18) Seorang siswa SMA Negeri 1 Sinjai. Ia memukul guru Wakil Kepala Sekolah Mauluddin karena tidak terima dilaporkan bolos pelajaran.