BISNISMARKET.COM - PT Bank Amar Indonesia Tbk secara tegas menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fokus sentral dalam peta jalan strategi bisnis mereka saat ini. Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya pemulihan dan percepatan ekonomi digital yang sedang berlangsung di Indonesia.
Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, menjelaskan bahwa strategi ini didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas. Banyak pelaku UMKM selama ini masih kesulitan mendapatkan layanan optimal dari sistem keuangan formal yang ada.
Vishal Tulsian menekankan tujuan utama dari inisiatif ini. "Melalui solusi keuangan digital yang mudah diakses, kami ingin mendorong UMKM tumbuh lebih produktif dan kompetitif,” ujar Vishal.
Layanan yang ditawarkan Bank Amar, khususnya Amar Bank Bisnis, dirancang secara spesifik untuk membantu para pelaku usaha kecil. Tujuannya adalah memfasilitasi mereka dalam membangun sistem administrasi dan pencatatan keuangan yang jauh lebih tertata.
Hal ini disampaikan oleh Senior Vice President of MSME Amar Bank, Josua Sloane Solagracia. Menurutnya, kerapian dalam pencatatan keuangan merupakan prasyarat krusial. Pencatatan yang rapi memungkinkan UMKM untuk dinilai layak oleh lembaga keuangan pemberi pinjaman.
Josua Sloane Solagracia melanjutkan bahwa rekam jejak keuangan yang jelas akan sangat meningkatkan peluang. "Dengan rekam jejak yang jelas, peluang mendapatkan pembiayaan formal menjadi lebih besar,” ujarnya.
Teknologi canggih turut diimplementasikan untuk mendukung efisiensi proses layanan perbankan bagi segmen ini. Teknologi tersebut difungsikan untuk mendukung proses underwriting secara real-time.
Selain itu, teknologi ini juga digunakan untuk melakukan analisis perilaku nasabah secara mendalam. Hal ini memastikan bahwa setiap keputusan kredit yang diambil menjadi lebih cepat dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Langkah strategis yang diambil oleh Amar Bank ini sejalan dengan upaya yang lebih besar dalam sektor perbankan digital. Mereka berupaya memperluas inklusi keuangan sambil secara aktif mendorong peran vital UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi bangsa.