BISNISMARKET.COM - Klub raksasa dari Spanyol, Atletico Madrid, menunjukkan minat yang sangat serius terhadap talenta muda di posisi gelandang, yaitu Tijjani Reijnders. Upaya akuisisi ini merupakan bagian dari strategi besar klub untuk melakukan perombakan signifikan pada lini tengah mereka.
Langkah ini direncanakan akan dieksekusi secara masif dalam jendela transfer musim panas yang akan datang. Prioritas utama bagi Los Rojiblancos adalah mencari amunisi baru yang mampu meningkatkan daya saing tim di kompetisi domestik maupun Eropa.
Perburuan gelandang baru ini ditetapkan sebagai agenda paling penting bagi Atletico Madrid. Keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim selama musim kompetisi yang baru saja usai.
Sektor lini tengah diidentifikasi sebagai salah satu titik lemah yang paling signifikan bagi skuad asuhan pelatih Diego Simeone. Kelemahan ini terbukti menghambat laju permainan tim secara keseluruhan sepanjang musim.
Dampak dari kinerja lini tengah yang tidak optimal tersebut tercermin langsung pada hasil akhir klasemen LaLiga Spanyol. Hal ini menyebabkan Atletico Madrid gagal mencapai target yang lebih tinggi musim ini.
Akibatnya, tim ibukota Spanyol tersebut hanya mampu mengamankan posisi keempat dalam tabel akhir perhelatan liga domestik musim 2022/2023. Posisi ini dianggap kurang memuaskan bagi tim sebesar Atletico Madrid.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, minat klub untuk merekrut Tijjani Reijnders muncul seiring dengan kebutuhan mendesak untuk penyegaran di area permainan tengah lapangan. Pemain muda tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mengisi kekosongan tersebut.
"Perburuan gelandang baru ini menjadi prioritas utama Atletico Madrid setelah melihat performa tim di musim kompetisi yang baru saja berakhir," demikian pernyataan yang disampaikan mengenai urgensi transfer tersebut.
Selanjutnya, kondisi lini tengah yang dianggap sebagai hambatan utama tim disebutkan secara spesifik dalam analisis pasca musim. "Lini tengah dianggap sebagai titik lemah signifikan yang menghambat laju skuad asuhan Diego Simeone," ungkap sumber analisis internal klub.