JAKARTA, BisnisMarket.com - Sebuah peristiwa tragis mengguncang Maluku Tenggara, Provinsi Maluku. Agrapinus Romatora alias Nus Kei, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami penikaman. Peristiwa nahas yang menimpa ketua Golkar Maluku Tenggara ini terjadi pada Minggu (19/4/2026), meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar partai pohon beringin dan masyarakat setempat.

Kronologi Mengerikan di Balik Tragedi

Dilansir dari Kompas.com (19/4), insiden penikaman yang merenggut nyawa Nus Kei terjadi di kediamannya. Detail kronologi kejadian masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian, namun dugaan awal mengarah pada motif pribadi yang picu amarah pelaku. Pihak kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara bergerak cepat setelah menerima laporan, dan tak lama berselang berhasil mengamankan terduga pelaku penikaman. Penangkapan ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan proses hukum berjalan adil.

Motif Dendam yang Memicu Aksi Brutal?

Tim investigasi Polres Maluku Tenggara saat ini tengah bekerja keras untuk mengungkap motif di balik aksi penikaman yang sangat brutal ini. Berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga kuat ada unsur dendam pribadi yang mendasari tindakan pelaku. "Kami masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap terduga pelaku dan saksi-saksi lainnya untuk memastikan motif sebenarnya," ujar seorang perwira kepolisian yang enggan disebutkan namanya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku dan korban memiliki riwayat perselisihan sebelumnya, yang kemudian memuncak pada insiden tragis ini.

Duka Mendalam dan Seruan Keadilan

Kabar meninggalnya Nus Kei sontak menyebar cepat, menimbulkan gelombang duka cita yang mendalam. Sejumlah tokoh politik dan kader Partai Golkar menyatakan belasungkawa mereka melalui media sosial dan pernyataan resmi. Mereka mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi dan memiliki peran penting dalam memajukan partai di Maluku Tenggara. "Kami sangat kehilangan sosok pemimpin seperti almarhum Nus Kei. Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi almarhum dan keluarga," ujar salah seorang pengurus DPD Golkar Maluku Tenggara.

Penyelidikan Intensif Demi Terungkapnya Kebenaran

Pihak kepolisian berjanji akan melakukan penyelidikan secara intensif dan transparan. Berbagai upaya terus dilakukan, termasuk pengumpulan barang bukti, pemeriksaan saksi, dan otopsi terhadap jenazah korban untuk mendapatkan data forensik yang akurat. "Kami berkomitmen untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi dan membawa pelaku pertanggungjawaban hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," tegas Kapolres Maluku Tenggara dalam konferensi pers singkat. Masyarakat diharapkan bersabar dan tidak membuat spekulasi liar yang dapat mengganggu jalannya penyelidikan.