BISNISMARKET.COM - Aktris Karina Moudy kini secara resmi mengukir babak baru dalam perjalanan kariernya di industri perfilman Indonesia. Debutnya di layar lebar terjadi melalui partisipasinya dalam film terbaru berjudul Sekawan Limo 2: Gunung Klawih.
Film yang membawa genre horor komedi ini merupakan hasil arahan dari sutradara ternama, Bayu Skak. Penayangan perdana film tersebut telah dijadwalkan dan dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Mei 2026 lalu.
Keterlibatan dalam proyek sinematik ini menjadi sebuah momen yang sangat berharga bagi Karina Moudy. Hal ini mengingat latar belakangnya yang sebelumnya dikenal publik sebagai mantan Puteri Indonesia Pariwisata.
Bagi Karina Moudy, salah satu aspek yang paling mengesankan dari film ini adalah konsistensi dalam pengangkatannya terhadap bahasa daerah sebagai inti dari elemen cerita. Hal ini memberikan dimensi otentik pada narasi yang disajikan.
Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih ini diproduksi oleh rumah produksi yang berfokus pada konten lokal. Produksi ini dinilai sukses dalam upaya menonjolkan sekaligus merayakan kekayaan budaya daerah yang ada di Indonesia.
Keberhasilan menonjolkan budaya ini terlihat jelas melalui penggunaan dialog dalam film tersebut. Hampir seluruh narasi yang dibangun dalam film ini memanfaatkan secara dominan penggunaan bahasa daerah.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, Karina Moudy mengungkapkan rasa terkesannya terhadap komitmen film tersebut dalam mempertahankan unsur lokal. Ia merasa sangat terkesan dengan konsistensi film tersebut dalam mengangkat bahasa daerah sebagai elemen cerita utama," ujar Karina Moudy.
Secara keseluruhan, kiprah Karina Moudy dalam film ini menandai langkah signifikan dalam karier aktingnya, sekaligus memberikan kontribusi pada sinema nasional yang semakin berani mengeksplorasi akar budaya daerah.