JAKARTA, BisnisMarket.com – Nama Shin Tae-yong (STY) telah menjelma menjadi ikon modern sepak bola Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan tersebut baru saja menyudahi perjalanan fantastisnya selama lima tahun penuh dinamika bersama Timnas Indonesia. Bukannya pulang kampung, juru taktik berusia 55 tahun ini justru membuat kejutan besar dengan resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru klub raksasa ibu kota, Persija Jakarta, di Jakarta International Stadium (JIS) hari ini.
Bagaimana lika-liku perjalanan sang History Maker yang telah mengubah wajah sepak bola tanah air? Berikut adalah kilas balik perjalanannya.
1. Fondasi Awal dan Potong Generasi yang Berani
Datang pada akhir Desember 2019, Shin Tae-yong dihadapkan pada tugas berat membenahi mentalitas dan fisik hancur-hancuran Timnas Indonesia pasca-keterpurukan di kualifikasi Piala Dunia periode sebelumnya.
Langkah pertama yang diambil STY sangat radikal: potong generasi. Ia memarkir banyak pemain senior yang dinilai berada di zona nyaman dan mempromosikan darah muda seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rizky Ridho, hingga Witan Sulaeman. Walau sempat diragukan dan minim trofi di awal-awal tahun kepemimpinannya, fondasi kokoh ini terbukti menjadi investasi jangka panjang terbaik bagi sepak bola Indonesia.
2. Mengukir Tinta Emas Bersama Skuad Garuda
Sabar menanti proses, buah kerja keras Shin Tae-yong mulai memanen hasil luar biasa pada periode 2023 hingga 2024. Pria asal Korsel ini berhasil mematahkan berbagai rekor yang sebelumnya mustahil digapai Indonesia:
Piala Asia Senior: Membawa Timnas Indonesia lolos ke babak gugur (16 besar) untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Piala Asia U-23 2024: Berstatus sebagai tim debutan, STY mengejutkan benua kuning dengan membawa Garuda Muda melaju hingga semifinal, menumbangkan raksasa seperti Australia, Yordania, dan tanah kelahirannya sendiri, Korea Selatan.