JAKARTA, BisnisMarket.com - Di tengah krisis sampah nasional dan tuntutan transisi energi, Indonesia justru menemukan peluang emas. Proyek Waste to Energy (WTE) Danantara mendadak menjadi magnet global. Delapan perusahaan kelas dunia resmi ikut dalam tender proyek strategis ini mulai dari China, Prancis, hingga Jepang.

Fenomena ini bukan sekadar kompetisi bisnis biasa. Ini adalah pertarungan teknologi, modal, dan pengaruh geopolitik di sektor energi hijau yang bernilai triliunan rupiah.

Bloomberg Technoz (17/2) melaporkan bahwa tender ini diikuti oleh delapan perusahaan internasional dengan rekam jejak kuat dalam pengolahan limbah dan pembangkitan energi. Kehadiran mereka menjadi sinyal tegas: Indonesia kini dipandang sebagai pasar kunci dalam ekonomi hijau Asia.

Siapa 8 Raksasa Global Itu?

Berikut delapan peserta tender WTE Danantara beserta negara asalnya:

1. Veolia Environmental Services Asia Pte Ltd – Prancis

Bagian dari grup Veolia, pemain global dalam pengelolaan air, limbah, dan energi dengan operasi di berbagai benua.

2. China Conch Venture Holding Limited – China

Berbasis di Wuhu, fokus pada energi baru dan pelestarian lingkungan dengan WTE sebagai lini bisnis utama.