BISNISMARKET.COM - Sebuah butik yang berlokasi di Australia, dikenal dengan nama Rat Oddity Gizzard, kini menjadi buah bibir hangat di ranah digital. Hal ini dipicu oleh peluncuran koleksi pakaian dalam wanita yang dianggap sangat tidak lazim dan mengejutkan banyak pihak.
Koleksi yang diperkenalkan ini menarik perhatian karena menggunakan material dekoratif yang sangat tidak konvensional. Alih-alih memilih renda mewah atau permata, pakaian dalam tersebut justru dihiasi dengan spesimen tikus asli yang telah melalui proses pengawetan.
Fokus utama perhatian publik tertuju pada celana dalam wanita dalam koleksi tersebut. Bagian depan celana dalam ini secara eksplisit dihiasi menggunakan tikus awetan yang utuh.
Ornamen utama dari desain kontroversial ini adalah ekor tikus yang dijadikan bagian dekoratif yang menonjol pada pakaian dalam tersebut. Berbagai variasi model dipamerkan kepada publik dengan motif yang berbeda-beda.
Model-model tersebut mencakup desain dengan motif leopard, sentuhan renda berwarna putih klasik, serta kombinasi warna yang menarik seperti merah muda dan hitam. Hal ini menunjukkan upaya desainer untuk mengombinasikan estetika fashion dengan elemen tak terduga.
Ide di balik penciptaan produk yang memicu perbincangan luas ini pertama kali muncul pada bulan Oktober tahun sebelumnya. Ide tersebut merupakan titik awal bagi pengembangan lini produk ini.
Proses terwujudnya ide tersebut dimulai ketika desainer utama dari Rat Oddity Gizzard melakukan eksperimen dengan menjahit seekor tikus yang telah diawetkan ke sepasang lingerie wanita. Hal ini menandai lahirnya konsep desain tersebut.
Dilansir dari Oddity Central, inisiasi pembuatan produk kontroversial ini dilakukan oleh desainer utama butik tersebut. Desainer ini mencoba menggabungkan dua elemen yang sangat berbeda dalam satu karya busana.