BISNIS MARKET - Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi menandatangani kerjasama pembiayaan investasi untuk pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Wahdah Islamiyah. Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan BSI terhadap program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) era Presiden Prabowo.
Wahdah Islamiyah yang bermarkas di Makassar mengelola ratusan lembaga pendidikan dan sosial di 34 wilayah Indonesia. Kini, unit SPPG mereka akan diperkuat melalui skema pembiayaan investasi syariah dari BSI agar dapur MBG beroperasi secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami ingin program MBG tidak hanya bergantung pada anggaran negara, tapi juga didukung sektor riil yang sehat dan bankable,” ujar Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).
Timnas Putri Indonesia Bersiap Hadapi Singapura di Bandung, Ujian Krusial untuk Peringkat FIFA
“Kerjasama dengan Wahdah Islamiyah ini jadi salah satu bentuk komitmen BSI memperluas dampak sosial melalui pembiayaan syariah,” tambahnya.
Pembiayaan ini masuk kategori segmen SME ritel dengan pertumbuhan outstanding 5,32% YoY hingga Oktober 2025 mencapai Rp52,24 triliun. BSI menawarkan proses cepat dan syarat mudah khusus untuk pengusaha dapur SPPG yang lolos verifikasi kelayakan usaha.
Erwan menegaskan bahwa BSI terus memperbesar peran sebagai bank syariah terbesar yang berorientasi keberlanjutan dan nilai tambah. Dukungan pembangunan dapur SPPG ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi BSI terhadap keberhasilan MBG secara nasional.
Melalui skema investasi ini, dapur-dapur SPPG Wahdah Islamiyah akan memiliki fasilitas produksi profesional yang mampu memasok makanan bergizi untuk ribuan anak sekolah. Hal ini sekaligus menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.
BSI membuka peluang kerjasama serupa bagi lembaga lain yang ingin membangun dapur MBG berkualitas. Program ini menjadi pionir bagaimana bank syariah bisa berperan strategis mendukung agenda pemerintah sekaligus memberdayakan UMKM lokal.