BISNISMARKET.COM - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) secara resmi mengumumkan adanya perubahan signifikan dalam struktur kepengurusan perusahaan, meliputi jajaran Direksi dan Dewan Komisaris. Keputusan penting ini telah mendapatkan lampu hijau dan persetujuan dari para pemegang saham.
Perubahan ini disahkan dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Jakarta baru-baru ini. Pengesahan RUPST menjadi landasan hukum bagi pergantian posisi strategis di tubuh perusahaan pengembang properti tersebut.
Salah satu sorotan utama adalah pergantian pucuk pimpinan eksekutif, di mana Indra Yuwana diangkat untuk menduduki posisi Presiden Direktur. Posisi strategis ini sebelumnya dijabat oleh Marlo Budiman yang kini harus digantikan oleh kepemimpinan baru.
Selain itu, dalam restrukturisasi ini, manajemen juga menunjuk Agus Arismunandar untuk mengisi kursi Wakil Presiden Direktur Perseroan. Langkah ini menunjukkan adanya penyegaran dalam struktur kepemimpinan operasional LPKR.
Di sisi pengawasan, pemegang saham juga menyetujui penunjukan dua nama besar sebagai Komisaris Independen. Dua tokoh yang kini bergabung dalam jajaran komisaris independen tersebut adalah Bambang Soesatyo dan Theo L. Sambuaga.
Bambang Soesatyo dikenal luas sebagai politikus dan pengusaha senior di Indonesia, saat ini memegang jabatan sebagai Ketua MPR RI periode 2019-2024. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Ketua DPR RI pada periode 2018-2019.
"Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Bambang Soesatyo dan Theo L. Sambuaga sebagai Komisaris Independen," demikian salah satu poin keputusan yang dibacakan dalam RUPST, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia.
Riwayat karir politik Bambang Soesatyo mencakup terpilihnya ia sebagai Anggota DPR RI pertama kali pada Pemilu 2009. Saat ini, beliau masih menjabat sebagai Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk periode 2024-2029.
Struktur Dewan Komisaris dan Direksi yang baru telah ditetapkan secara resmi setelah RUPST selesai dilaksanakan. Susunan ini mencakup nama-nama seperti Prof. DR. IR. Ginandjar Kartasasmita sebagai Presiden Komisaris/Komisaris Independen.