BISNISMARKET.COM - FIFA telah memutuskan untuk memperkenalkan perubahan signifikan terkait manajemen waktu pertandingan dalam gelaran akbar Piala Dunia 2026 mendatang. Inovasi ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan atlet selama turnamen berlangsung.
Perubahan utama yang diperkenalkan adalah penetapan jeda minum resmi yang akan dilaksanakan di setiap babak pertandingan. Jeda ini dikenal secara spesifik dengan istilah 'hydration break' atau waktu istirahat untuk hidrasi pemain.
Keputusan ini telah dikonfirmasi secara resmi dan akan diterapkan secara menyeluruh di semua laga yang diselenggarakan dalam kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut. Penerapan ini menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap kesehatan atlet.
Durasi resmi untuk jeda minum ini ditetapkan selama tiga menit penuh. Alokasi waktu ini dianggap cukup untuk memberikan kesempatan bagi para pemain untuk memulihkan kondisi fisik dan mengisi ulang cairan tubuh mereka.
Penetapan waktu pelaksanaan jeda minum ini juga telah diatur secara kronologis. Jeda hidrasi ini dijadwalkan untuk dilaksanakan tepat pada menit ke-22 di setiap babak pertandingan yang dimainkan.
Hal ini berarti bahwa baik babak pertama maupun babak kedua akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menerapkan istirahat singkat ini. Pelaksanaan yang serentak ini bertujuan untuk standardisasi kondisi pertandingan.
"Pembaruan signifikan terkait manajemen waktu pertandingan bagi para atlet akan disajikan dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2026," demikian disampaikan oleh pihak yang berwenang.
"Penerapan jeda minum ini dilakukan secara serentak di semua pertandingan yang akan dihelat dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut," lanjutnya.
Adanya jeda minum selama tiga menit ini diharapkan dapat membantu para pemain mengatasi kelelahan fisik, terutama mengingat intensitas pertandingan yang tinggi di level kompetisi Piala Dunia.