BALIKPAPAN, BisnisMarket.com - Nama Sarifah Suraidah belakangan ini mencuri perhatian publik di media sosial. Penampilannya yang khas dan elegan bak noni Belanda sukses memantik rasa penasaran warganet, bahkan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform.

Sarifah Suraidah merupakan istri dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. Dalam beberapa kesempatan, ia terlihat mengenakan busana bergaya klasik lengkap dengan topi lebar, aksesori mencolok seperti kalung, gelang, hingga anting-anting yang mempertegas kesan anggun dan berbeda.

Gaya tersebut bukan hanya sekali ia tampilkan. Melalui akun Instagram pribadinya, @syarifahsuraidah, berbagai potret menunjukkan konsistensinya mengenakan busana ala noni Belanda dalam sejumlah agenda resmi maupun kegiatan sosial.

Salah satu momen yang ramai disorot adalah saat Sarifah menghadiri Bazar Ramadhan TP PKK Provinsi Kaltim. Dalam acara tersebut, ia tampil dengan dress elegan dipadukan topi lebar dan aksesori glamor yang langsung mencuri perhatian publik, khususnya warganet di luar Kalimantan Timur.

Tak heran jika penampilan Sarifah Suraidah memunculkan beragam respons. Ada yang memuji keberaniannya tampil beda dan elegan, namun tak sedikit pula yang memberikan komentar pro dan kontra. Meski begitu, hal ini justru membuat sosok istri Gubernur Kaltim semakin dikenal luas.

Bukan Sekadar Istri Gubernur, Sarifah Suraidah Juga Politisi

Di balik sorotan gaya busananya, banyak yang baru mengetahui bahwa Sarifah Suraidah bukan hanya dikenal sebagai Istri Gubernur Kaltim. Ia juga aktif di dunia politik.

Saat ini, Sarifah Suraidah menjabat sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VI periode 2024–2029. Kiprahnya sebagai Anggota DPR RI membuktikan bahwa dirinya memiliki peran strategis dalam pemerintahan, khususnya di bidang yang menjadi ruang lingkup komisi tersebut.

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Ketua TP PKK Kalimantan Timur serta Ketua Dekranasda Kaltim. Perannya dalam berbagai organisasi menunjukkan keterlibatannya yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.