BISNISMARKET.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan kesetaraan akses layanan di sektor keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan tidak ada hambatan bagi penyandang disabilitas dalam bertransaksi dan menggunakan produk perbankan.
Inisiatif penting ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program pelatihan intensif mengenai Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Pelatihan ini secara spesifik ditargetkan kepada para petugas pelayanan yang berinteraksi langsung dengan nasabah di wilayah Kota Bandung.
Kegiatan edukatif ini secara resmi telah dilaksanakan mulai hari Senin, tanggal 25 Mei 2026. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi petugas bank agar dapat melayani nasabah penyandang disabilitas secara optimal.
Pelatihan Bisindo ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk mendorong inklusi keuangan yang lebih merata dan komprehensif di Jawa Barat. Dengan kemampuan komunikasi baru ini, diharapkan hambatan komunikasi yang selama ini dialami dapat diminimalisir secara signifikan.
Penyelenggaraan pelatihan ini berfokus pada peningkatan kualitas layanan perbankan agar menjadi lebih mudah diakses dan setara. Hal ini sejalan dengan mandat OJK untuk melindungi konsumen jasa keuangan, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Salah satu fokus utama dari program ini adalah memastikan bahwa masyarakat penyandang disabilitas dapat mengakses layanan perbankan dengan kemudahan yang sama seperti nasabah lainnya. Hal ini merupakan prasyarat penting dalam ekosistem keuangan yang inklusif.
Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, OJK Jabar mengambil langkah proaktif dalam mendorong kesetaraan akses layanan di sektor keuangan melalui program ini. Langkah ini menunjukkan keseriusan regulator dalam implementasi prinsip inklusi finansial.
"Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program pelatihan bahasa isyarat Indonesia (Bisindo) yang khusus ditujukan bagi petugas pelayanan perbankan di Kota Bandung," menurut informasi yang tersedia.
"Pelatihan ini secara resmi dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 25 Mei 2026, dan bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat penyandang disabilitas dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan setara," tambah keterangan tersebut.