BISNISMARKET.COM - Sebanyak 9.000 pelari dari 312 kota bersiap memadati Pertamina Mandalika International Circuit dalam ajang Pocari Sweat Run 13-14 September 2025. Untuk pertama kalinya, sirkuit bertaraf dunia ini mengalihkan deru mesin menjadi derap langkah atletik dengan pemandangan laut dan bukit Lombok sebagai latar epik.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut event ini sebagai generator ekonomi yang menggerakkan sektor pariwisata, transportasi, dan UMKM lokal. "Ini bukti NTB siap jadi tuan rumah event olahraga kelas dunia," ujarnya, dalam keterangan resmi, Kamis (21/8/2025).
Pelari akan menikmati rute unik melewati garis pantai, desa tradisional Mandalika, dan titik-titik dukungan warga lokal yang penuh semangat. Kategori lomba mencakup Marathon 42K, Half Marathon 21K, 10K, dan Sunset Run 4.3K yang memamerkan keindahan senja Lombok.
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Puspita Winawati mengungkapkan ini adalah langkah strategis menjangkau pelari Indonesia tengah dan timur. "Kami targetkan dampak ekonomi Rp45 miliar untuk masyarakat NTB," paparnya dalam konferensi pers, di Jakarta.
Direktur ITDC Febrina Mediana menekankan transformasi Mandalika dari ikon otomotif menjadi destinasi sportainment premium. "Pelari akan merasakan aspal terbaik sambil menikmati panorama yang biasanya hanya dinikmati pembalap MotoGP," ujarnya bangga.
Figur publik dan pegiat lari Daniel Mananta menyebut ini akan menjadi race paling memorable. "Lombok menawarkan kombinasi sempurna: rute menantang, alam memukau, dan sambutan hangat masyarakat," tutur pendiri Jakarta Marathon ini.
Penyelenggara menerapkan konsep zero waste to landfill dengan edukasi lingkungan selama event. Sebanyak 500 relawan lokal terlibat langsung, menciptakan rasa memiliki dan dampak sosial yang berkelanjutan.
Masyarakat dapat menyaksikan langsung perhelatan akbar ini atau mengikuti virtual run melalui platform digital. Info lengkap tersedia di website pocarisweatrun.id dan booth pendaftaran di Bandara Lombok hingga 10 September.