BisnisMarket.com - Seorang pengkhotbah agama Kristen bernama Richard Affolder membuat konsep 7 tingkat iman, beliau menjelaskan bahwa sangat penting untuk umat untuk mengidentifikasi tingkatan-tingkatan tersebut, keberkahan dan keimanan adalah hadiah dari Tuhan. Apa yang anggota umat lakukan dengan keimanan menentukan level iman seseorang.

Kendati Alkitab tidak menunjukkan secara eksplisit mengenai konsep ini, tetapi ini adalah diambil beliau sebagai interpretasi teologis dari agamanya.

Tingkatan-tingkatan di bawah ini dibuat untuk memudahkan seseorang untuk mengidentifikasi setiap tingkatan dan mengerti bagaimana itu akan memberikan efek spiritual kepada mereka.

1. Ukuran Iman

Ini adalah bisa disebut sebagai garis start untuk setiap mereka yang percaya. Tuhan memberikan umatnya ukuran iman yang sama di awal, dan tidak pilih kasih dengan memberikan keistimewaan kepada suatu individu. Yang membedakannya adalah cara seseorang menggunakan imannya.

2. Iman yang Mati

Mungkin akan sulit membayangkan iman seseorang mati padahal dulunya sudah diberikan oleh Tuhan. Iman akan mati jika hanya menjadi pengetahuan di kepala saja, tidak masuk ke hati. Jika iman itu hanya ada di kepala, maka seseorang tidak akan melakukan sesuatu berdasarkan iman.

3. Iman yang Kecil

Seseorang masih bisa melihat tanda-tanda luar biasa dan keajaiban meskipun imannya masih kecil. Hal itu tetap akan meningkatkan keimanan seseorang. Yesus tidak akan menolak murid-muridnya karena keimanan yang kecil kalau tidak ada alasan untuk mereka punya iman yang lebih besar.