NATUNA, BisnisMarket.com - Nama Cen Sui Lan kini ramai diperbincangkan publik setelah laporan LHKPN Cen Sui Lan terbaru menunjukkan lonjakan kekayaan yang sangat drastis. Dalam waktu hanya satu tahun, harta Cen Sui Lan yang sebelumnya sekitar Rp1,1 miliar tiba-tiba meningkat hingga mencapai Rp293 miliar.
Data tersebut dipublikasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2026. Laporan ini langsung menjadi perhatian masyarakat karena peningkatan kekayaan Bupati Natuna tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat.
Pada laporan tahun sebelumnya, Cen Sui Lan hanya mencantumkan dua bidang tanah dengan nilai sekitar Rp950 juta. Namun dalam laporan terbaru, jumlah asetnya meningkat tajam menjadi 13 unit tanah dan bangunan dengan nilai mencapai sekitar Rp283 miliar.
Lonjakan besar dalam LHKPN Cen Sui Lan ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan sumber kekayaan yang meningkat begitu pesat dalam waktu satu tahun.
Pengamat politik Endra Mardhani menilai fenomena tersebut perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, peningkatan kekayaan dalam jumlah besar dalam waktu singkat wajar jika memicu pertanyaan publik.
Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui asal-usul kekayaan yang tercantum dalam LHKPN KPK tersebut. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi atau kecurigaan di tengah masyarakat.
“Kenaikan harta berkali-kali lipat dalam kurun waktu setahun merupakan fenomena yang janggal. Publik berhak mengetahui sumber kekayaan tersebut agar tidak menimbulkan kecurigaan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mewakili keresahan sebagian masyarakat yang berharap adanya penjelasan lebih terbuka terkait kekayaan Bupati Natuna tersebut.
Sebelum terjun ke dunia politik, Cen Sui Lan dikenal sebagai pengusaha yang cukup berpengaruh di Batam. Ia memiliki perjalanan panjang di dunia bisnis, khususnya di sektor properti dan jasa.