JAKARTA, BisnisMarket.com – Siapa yang tak ingin hidup lebih panjang dengan kualitas hidup yang baik? Banyak orang berlomba menjaga kesehatan lewat olahraga rutin dan pola makan sehat, namun ada satu hal penting yang sering terlewatkan: kesehatan mata. Padahal, indra penglihatan adalah salah satu aset terbesar yang menunjang segala aktivitas kita sehari-hari. Tanpa penglihatan yang prima, panjang umur saja tak cukup untuk menikmati hidup sepenuhnya.

Dilansir dari Bloomberg Technoz (20/6), penurunan fungsi penglihatan merupakan bagian alami dari proses penuaan, namun dampaknya langsung terasa pada produktivitas.

Mata Tua Mengintai Usia 40 Tahun

Dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Center, dr. Ucok P. Pasaribu, menjelaskan bahwa hampir seluruh manusia akan mulai mengalami presbiopia atau mata tua saat memasuki usia 40 tahun. Kondisi ini membuat kemampuan melihat objek dekat perlahan menurun, padahal usia tersebut masih masuk dalam kategori usia produktif.

“Di usia 40 tahun kita masih sangat produktif, tetapi semua manusia pasti mulai mengalami plus. Yang berbeda hanya apakah plus itu sudah mengganggu aktivitas sehari-hari atau belum,” ujar dr. Ucok.

Masalah ini sering tidak disadari. Banyak orang bingung mengapa saat menginjak usia pertengahan 40-an, mereka mulai cepat lelah saat membaca atau bekerja di depan layar, padahal kondisi tubuh secara umum masih bugar. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kacamata plus akan terus meningkat hingga mencapai sekitar plus tiga di usia 60 tahun.

“Aktivitasnya sama, tuntutan produktivitasnya sama, tetapi kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas tersebut sudah berubah karena faktor usia. Banyak orang merasa frustrasi karena merasa tidak sakit apa-apa, tetapi performanya menurun,” tambahnya.

Inilah tantangan terbesar di era tren umur panjang ini. Harapan hidup memang kian bertambah, namun kemampuan sensorik seperti penglihatan harus tetap dijaga agar kualitas hidup dan produktivitas tidak ikut menurun drastis seiring bertambahnya usia.

Ancaman Rabun Jauh di Era Digital