BISNISMARKET.COM - Toton Januar, seorang desainer mode terkemuka di Indonesia, baru-baru ini memperkenalkan koleksi terbarunya yang diberi nama 'Kala'. Peluncuran ini dilakukan dalam gelaran akbar Mulia in Fashion 2026.

Acara peragaan busana ini menjadi sebuah platform bagi Toton untuk menyuarakan unek-unek dan keresahan pribadinya. Ia ingin menyoroti situasi sosial serta isu ketidakadilan yang ia rasakan tengah melanda tanah air.

Peragaan busana tersebut berlangsung meriah di Hotel Mulia Jakarta pada Jumat malam, 10 Juli 2026. Panggung tersebut menampilkan total 48 set busana yang memukau para hadirin.

Sebagian besar dari koleksi 'Kala' ini diciptakan dengan memanfaatkan material daur ulang dan barang-barang bekas. Hal ini menunjukkan komitmen Toton terhadap isu keberlanjutan dalam berkarya.

Koleksi ini secara spesifik merupakan respon Toton terhadap berbagai isu yang muncul. Ia merasa kesulitan untuk dapat sepenuhnya menunjukkan loyalitas terhadap bangsa ketika pemerintah dinilai kurang berpihak pada kelompok masyarakat yang lemah.

"Aku ini bagian dari ancaman nasional nonmiliter," ujar Toton Januar seraya berseloroh jelang peragaan busananya. Pernyataan ini mengundang perhatian banyak pihak.

Pernyataan tersebut merujuk pada maraknya diskusi publik terkait peraturan pemerintah. Beberapa peraturan dinilai bersifat diskriminatif dan dianggap mengalihkan perhatian dari permasalahan yang lebih mendasar.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, koleksi 'Kala' ini menjadi sebuah manifesto personal Toton Januar. Ia menggunakan medium fashion untuk menyampaikan pesan kritik sosialnya.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.