BEKASI, BisnisMarket.com - Kasus pembunuhan pegawai ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat, mengungkap motif yang cukup mengejutkan. Korban AH (39) ditemukan tewas dan disembunyikan di dalam freezer, meninggalkan pertanyaan besar di masyarakat tentang penyebab tragedi ini.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyebut bahwa motif utama pembunuhan ini muncul karena korban menolak ajakan rekan kerjanya untuk melakukan perampokan terhadap majikan mereka sendiri.

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Korban diajak melakukan kejahatan, tapi menolak. Akibatnya, kedua tersangka membunuh korban,” jelas Iman usai rapat dengan Komisi III DPR di Jakarta, Selasa.

Tersangka DS alias A dan S awalnya berencana mengambil mobil majikan, namun karena sistem keamanan yang ketat, rencana itu digeser ke motor. Korban tetap menolak, hingga akhirnya pelaku melakukan pembunuhan.

Polisi kini telah menangkap kedua pelaku, yang saat ini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan bahwa proses penyidikan dilakukan secara cermat dengan scientific crime investigation, agar setiap fakta terbuka secara objektif.

“Penyidik terus menelusuri keterlibatan masing-masing pelaku, rangkaian tindak pidana, hingga dugaan upaya menghilangkan jejak,” ungkap Budi.

Penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 09.30 WIB di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Kasus ini menjadi peringatan pahit karena kadang ancaman terbesar datang dari orang yang dekat dengan kita, bahkan rekan kerja sendiri.