DENPASAR, BisnisMarket.com - Perayaan Hari Raya Nyepi 2026 diperkirakan berlangsung berdekatan dengan malam takbiran menjelang Idul Fitri 2026. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena kedua momen keagamaan tersebut memiliki tradisi yang sangat berbeda, terutama terkait suasana yang harus dijaga.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai potensi bersamaan antara Hari Raya Nyepi dan malam takbiran.
Menurut Nasaruddin, malam takbiran Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada 19 Maret 2026, yang bertepatan dengan perayaan Nyepi di sejumlah wilayah, khususnya di Bali.
Pemerintah Siapkan Aturan Teknis
Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 4 Maret 2026, Nasaruddin menyampaikan bahwa pemerintah telah mempersiapkan langkah teknis untuk mengatur kedua perayaan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat di Bali. Hasil diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan agar perayaan Nyepi tetap berjalan khusyuk, namun takbiran juga tetap dapat dilaksanakan.
Menurutnya, kedua tradisi keagamaan tersebut tidak perlu dipertentangkan selama pelaksanaannya mengikuti aturan yang telah disepakati.
Pembatasan Sound System Saat Takbiran
Salah satu aturan teknis yang disepakati adalah mengenai penggunaan sound system saat malam takbiran di masjid-masjid Bali.