JAKARTA, BisnisMarket.com - Nama Mpok Nori kembali menjadi perbincangan publik setelah kabar tragis menimpa cucunya. Legenda komedi Betawi itu dikenal sebagai sosok yang berjasa besar dalam melestarikan seni lenong dan komedi tradisional Betawi.
Sepuluh tahun setelah kepergiannya, sosok Mpok Nori kembali diingat masyarakat. Bukan hanya karena kiprahnya di dunia seni, tetapi juga karena peristiwa tragis yang menimpa salah satu anggota keluarganya.
Mpok Nori selama hidupnya dikenal sebagai seniman yang konsisten memperjuangkan seni Betawi. Ia berhasil membawa kesenian tradisional seperti lenong Betawi ke panggung yang lebih luas, bahkan hingga televisi nasional.
Profil Mpok Nori yang Menginspirasi Generasi Seniman
Mpok Nori lahir dengan nama Nuri Sarinuri pada 10 Agustus 1930 di Depok. Ia berasal dari keluarga yang telah lama berkecimpung dalam dunia seni tradisional Betawi.
Sejak kecil, Mpok Nori sudah terbiasa tampil dalam pertunjukan seni topeng Betawi bersama keluarganya. Pengalaman tersebut menjadi awal perjalanan panjangnya sebagai seniman Betawi.
Namanya kemudian dikenal luas dalam dunia komedi Betawi dan sering disejajarkan dengan tokoh besar seperti Benyamin Sueb dan Haji Bokir.
Meskipun dunia komedi Betawi pada masa itu didominasi laki-laki, Mpok Nori mampu menunjukkan bahwa perempuan juga bisa tampil sebagai pelawak yang disegani.
Dari Penari Topeng Menjadi Bintang Lenong