BISNISMARKET.COM - Perdagangan saham perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan, SK Hynix, mengalami penurunan drastis lebih dari 15% pada Senin (13/7).

Penurunan signifikan ini tercatat sebagai yang terbesar dalam kurun waktu hampir dua dekade terakhir di pasar domestik.

Peristiwa ini terjadi setelah para investor memutuskan untuk merealisasikan keuntungan mereka. Keputusan ini diambil menyusul reli harga saham yang sangat kuat sebelumnya.

Reli tersebut terjadi setelah debut perusahaan SK Hynix yang sukses di bursa Amerika Serikat (AS) Nasdaq pada pekan sebelumnya.

Saham SK Hynix yang diperdagangkan di AS melalui instrumen American Depositary Receipts (ADR) juga ikut tertekan. Nilainya dilaporkan ambruk 7,9% menjadi US$154,7.

Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, penurunan ini merupakan indikasi adanya aksi ambil untung oleh investor setelah periode kenaikan harga saham yang impresif.

Perdagangan pada Senin (13/7) menunjukkan volatilitas pasar saham teknologi, khususnya di sektor chip kecerdasan buatan (AI).

Kejatuhan saham ini mencerminkan dinamika pasar yang kompleks di mana investor secara aktif mengelola portofolio mereka. Mereka menyeimbangkan potensi pertumbuhan dengan realisasi keuntungan jangka pendek.

Debut yang sukses di Nasdaq sebelumnya telah memicu minat investor global terhadap saham SK Hynix. Namun, pasar selalu menunjukkan adanya koreksi setelah kenaikan yang tajam.