BISNISMARKET.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat struktur jasa keuangan di Indonesia. Langkah konkret terbaru adalah penambahan fasilitas kredit sebesar Rp10 triliun kepada PT Pegadaian.

Langkah strategis ini bertujuan ganda, yaitu memperluas ekosistem jasa keuangan nasional sekaligus memastikan akses pembiayaan yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dengan suntikan dana segar ini, total pembiayaan yang telah disalurkan BNI kepada Pegadaian kini mencapai angka fantastis, yakni Rp25,1 triliun.

Perluasan kerja sama monumental ini secara resmi ditandai dengan seremoni penandatanganan Perjanjian Kredit (PK) yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 10 Maret 2026. Momen penting ini mengukuhkan kemitraan jangka panjang kedua institusi BUMN tersebut.

Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh jajaran direksi dari kedua belah pihak, termasuk Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dan jajaran eksekutif lainnya. Turut hadir pula dari pihak BNI, yaitu Direktur Treasury & International Banking BNI, Abu Santosa Sudrajat, bersama para pemimpin senior kedua perusahaan.

Abu Santosa Sudrajat menekankan bahwa sinergi berdasarkan keunggulan komparatif masing-masing pihak akan mampu mewujudkan akses pembiayaan yang lebih luas. "Dengan latar belakang dan keunggulan masing-masing, kita dapat bersama-sama menghadirkan akses pembiayaan yang lebih luas serta menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang," ujar Abu dalam keterangan tertulis yang diterima media.

Menurut pandangan BNI, kemitraan ini merupakan kelanjutan organik dari hubungan kerja sama yang telah terjalin erat selama ini. Kerja sama ini secara spesifik bertujuan mendukung pengembangan bisnis inti Pegadaian dan memperluas jangkauan layanan pembiayaan kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut, Abu Santosa Sudrajat menyoroti posisi dominan Pegadaian dalam sektornya sebagai perusahaan pergadaian milik negara dan pemimpin pasar di Indonesia. Posisi strategis ini menjadi landasan kuat mengapa kolaborasi ini sangat prospektif.

"Pegadaian memiliki posisi yang sangat kuat sebagai perusahaan pergadaian pemerintah dan pemimpin industri pergadaian di Indonesia, sehingga kami optimistis kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak," kata Abu Santosa Sudrajat, menegaskan optimisme akan dampak positif jangka panjang.

Kolaborasi antara BNI dan Pegadaian diharapkan menjadi katalisator utama dalam memperkuat fondasi ekosistem pembiayaan nasional secara keseluruhan. Selain itu, hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan inklusi keuangan di seluruh nusantara melalui penyediaan akses pendanaan yang lebih mudah bagi pelaku usaha dan masyarakat.