BISNISMARKET.COM - Polres Kepulauan Seribu baru-baru ini sukses menyelenggarakan dua agenda kegiatan besar yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat pesisir setempat. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, sebagai bentuk kemitraan antara kepolisian dan warga.
Kedua kegiatan utama yang digelar adalah Balap Kapal Nelayan Tradisional, yang juga dikenal sebagai Speed Race, serta Lomba Mancing memperebutkan Piala Kapolres Kepulauan Seribu tahun 2026. Kedua ajang ini menarik perhatian banyak nelayan dan penghobi memancing di wilayah tersebut.
Lokasi pelaksanaan untuk Balap Kapal Nelayan Tradisional secara spesifik terpusat di perairan sekitar Pulau Harapan, yang berada di wilayah Kepulauan Seribu Utara. Sementara itu, kegiatan memancing dilaksanakan di Pulau Tidung, yang merupakan bagian dari administrasi Kepulauan Seribu Selatan.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Hal ini menunjukkan upaya institusi kepolisian untuk merayakan hari jadinya bersama elemen masyarakat, khususnya komunitas maritim.
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, memberikan keterangan mengenai tujuan di balik penyelenggaraan dua acara akbar tersebut. Acara ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara aparat dan warga lokal.
"Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian memperingati acara kegiatan HUT ke-80 Bhayangkara," ujar AKBP Argadija Putra. Pernyataan ini menggarisbawahi makna simbolis dari kompetisi yang diadakan.
Pelaksanaan lomba memancing yang bertajuk Piala Kapolres ini juga menjadi ajang kompetisi yang sehat antar para nelayan. Selain itu, balap kapal tradisional juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya bahari yang telah mengakar kuat di Kepulauan Seribu.
Dilansir dari JakartaHype.com, penyelenggaraan acara di dua lokasi berbeda—Utara dan Selatan—menunjukkan cakupan luas kegiatan yang dilakukan oleh Polres Kepulauan Seribu. Ini menegaskan inklusivitas dalam setiap program yang mereka rancang.
Secara keseluruhan, rangkaian acara ini berhasil menarik perhatian publik dan memberikan hiburan sekaligus wadah apresiasi bagi para nelayan tradisional di Kepulauan Seribu. Semangat kebersamaan tampak jelas sepanjang berlangsungnya kompetisi.