BISNISMARKET.COM - Mata uang Rupiah memulai pekan ini dengan catatan pelemahan yang cukup dalam terhadap Dolar Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026.
Berdasarkan data Refinitiv yang dihimpun, nilai tukar Rupiah tercatat dibuka pada level Rp17.960 per Dolar AS.
Posisi ini menunjukkan adanya koreksi sebesar 0,42% terhadap mata uang Paman Sam.
Pelemahan ini kembali mendekatkan Rupiah pada level psikologis penting, yaitu ambang batas Rp18.000 per Dolar AS.
Situasi ini mengindikasikan adanya pergerakan pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.
Investor kini tengah mencermati dengan seksama berbagai risiko global yang berpotensi memengaruhi stabilitas mata uang.
Faktor-faktor seperti ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik menjadi perhatian utama dalam pengambilan keputusan investasi.
Pergerakan nilai tukar Rupiah yang tertekan ini mencerminkan sensitivitas pasar terhadap sentimen global.
Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM, mata uang Rupiah mengawali pekan ini, Senin (20/7/2026), dengan catatan pelemahan yang cukup dalam terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).