BISNISMARKET.COM - Pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, diwarnai dengan khotbah yang sarat pesan pembangunan nasional. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhadi Hasan, didaulat menjadi khatib pada momen sakral tersebut.
Dalam kesempatan itu, Prof Hasan menyampaikan pandangannya mengenai berbagai inisiatif strategis yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat. Ia menekankan bahwa program-program tersebut patut mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh elemen masyarakat Indonesia.
Salah satu fokus utama yang disorot adalah upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Hal ini dinilai krusial dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan di tengah dinamika sosial dan ekonomi saat ini.
Secara spesifik, Hasan menyoroti peran penting Koperasi Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi pada level akar rumput. Program ini dipandang sebagai solusi konkret untuk meningkatkan daya beli dan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
Selain aspek ekonomi, khatib juga menyinggung program unggulan pemerintah lainnya, yakni inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dianggap sebagai langkah fundamental untuk menjamin kesehatan dan kualitas sumber daya manusia ke depan.
Prof Hasan menggarisbawahi bahwa keberhasilan program-program prioritas ini sangat bergantung pada integritas dan amanah yang diemban oleh masyarakat luas. Dukungan kolektif dinilai sebagai prasyarat mutlak terwujudnya cita-cita bangsa.
"Program-program prioritas yang dijalankan pemerintah, seperti peningkatan kerukunan, pemberantasan korupsi, peningkatan mutu dan sarana-prasarana pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih, dan pemenuhan gizi masyarakat melalui makan bergizi gratis, merupakan langkah-langkah penting yang perlu diapresiasi demi mewujudkan bangsa yang lebih adil, sehat, dan sejahtera," ujar Hasan saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Pesan mengenai pentingnya kerukunan dan upaya pemberantasan korupsi juga menjadi bagian integral dari khotbah tersebut. Upaya peningkatan mutu pendidikan juga disebut sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan, dilansir dari sumber berita terkait.