BISNIS MARKET - Pemerintah memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah tetap akan disalurkan selama bulan suci Ramadan.
Keputusan ini diambil untuk menjamin kebutuhan nutrisi anak-anak tetap terpenuhi, meskipun pola makan dan jam belajar mengalami penyesuaian karena ibadah puasa.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa mekanisme distribusi MBG di bulan Ramadan akan diubah secara signifikan untuk menghormati siswa yang menjalankan puasa.
Perubahan utamanya adalah:
- Dibawa Pulang (Take Away)
Makanan tidak lagi dikonsumsi saat jam makan siang di sekolah. Sebaliknya, makanan akan dibagikan saat siswa pulang sekolah.
- Tujuan Konsumsi
Makanan tersebut dimaksudkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa (takjil) di rumah, memastikan siswa mendapat asupan bergizi setelah menahan lapar dan haus seharian.
- Fleksibilitas Daerah
Skema pelayanan juga akan disesuaikan dengan kondisi daerah. Di wilayah yang mayoritas siswa berpuasa, mekanisme dibawa pulang akan diterapkan. Sementara di daerah yang siswa non-Muslim atau tidak berpuasa lebih banyak, pelayanan dapat berjalan normal.