JAKARTA, BisnisMarket.com - Siapa sangka, pria sederhana kelahiran Kudus ini dulunya pernah merasakan hidup serba kekurangan. Haji Haryanto, dengan kisah inspiratif yang menggugah, membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih siapa saja, asalkan ada kemauan dan kerja keras. Dari seorang pensiunan TNI yang memulai usaha dari nol, kini ia menjelma menjadi pemilik PO Haryanto, salah satu perusahaan otobus terbesar di Indonesia. Bagaimana perjalanan hidupnya? Mari kita simak profil lengkapnya!

Awal Kehidupan yang Penuh Perjuangan

Dilansir dari pemberitaan nasional diakses pada (18/2), Haji Haryanto bukanlah terlahir dari keluarga berada. Ayahnya hanya seorang buruh kasar, sementara ibunya berjualan daging di pasar. Sebagai anak ke-6 dari sembilan bersaudara, ia sudah terbiasa hidup prihatin sejak kecil.

"Kehidupan saya dulu sangat sulit," ucapnya kepada Andy F Noya beberapa waktu silam.

Pendidikannya pun hanya sampai SMP, karena keterbatasan biaya. Namun, hal itu tidak membuatnya patah semangat. Ia rela melakukan berbagai pekerjaan serabutan untuk membantu perekonomian keluarga. Mulai dari berjualan es, menjual rumput, menjadi pembersih hotel, hingga menjadi kuli bangunan.

Saat menjadi kuli bangunan, ia hanya mendapatkan upah Rp 400 per bulan. Dengan uang itu, ia hanya mampu membeli nasi "kucing" dan minum air pompa mentah. Namun, di tengah kesulitan itu, ia tetap memiliki cita-cita yang tinggi: menjadi seorang tentara.


Haji Haryanto bersama dengan Presiden Prabowo Subianto (Foto: suaraislam)

Menjadi TNI dan Memulai Usaha Sampingan

Haryanto berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang tentara pada tahun 1979. Ia bertugas di Arhanudri 1/Kostrad di Tangerang dengan pangkat terakhir Kopral Kepala. Meski begitu, ia merasa gaji sebagai TNI tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.