SULAWESI TENGAH, BisnisMarket.com - Profil Arnila Hi. Moh. Ali kini menjadi perhatian publik setelah dirinya resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah untuk periode 2024–2029. Politisi dari Partai NasDem ini menggantikan Aristan dalam jajaran pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelantikan Arnila Hi. Moh. Ali sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah berlangsung di Palu pada Kamis. Dengan jabatan barunya tersebut, Arnila memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran di lembaga legislatif tingkat provinsi.

Dalam perjalanan politiknya, Arnila Hi. Moh. Ali bukan sosok baru di DPRD Sulteng. Sebelumnya ia menjabat sebagai Ketua Komisi III Bidang Pembangunan dari Fraksi NasDem. Komisi ini memiliki peran penting dalam membahas berbagai program pembangunan daerah, termasuk infrastruktur dan pelayanan publik.

Arnila terpilih sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan Kabupaten Morowali dan Morowali Utara. Wilayah tersebut dikenal sebagai kawasan strategis dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Sulawesi Tengah, terutama karena sektor industri dan pertambangan.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Arnila Hi. Moh. Ali menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi politik, tetapi juga bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan kerja nyata.

Menurut Arnila, DPRD harus mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, ia berkomitmen memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dengan pendekatan yang lebih responsif.

Pengalaman Arnila di Komisi III Bidang Pembangunan diharapkan dapat membantu memperkuat kerja sama antara DPRD Sulawesi Tengah dan pemerintah daerah. Salah satu fokus yang ingin didorong adalah percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas layanan publik.

Selain itu, Arnila juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan di berbagai wilayah Sulawesi Tengah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

Di luar aktivitas politiknya, profil Arnila Hi. Moh. Ali juga menarik perhatian publik melalui laporan kekayaannya yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).