BISNISMARKET.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan penegasan penting mengenai kedaulatan penuh atas Sumber Daya Alam (SDA) nasional dalam konteks ekonomi domestik dan global yang saat ini tengah mengalami gejolak.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Kepala Negara saat menghadiri Rapat Paripurna ke-19 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Momen krusial ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 20 Mei 2026, di mana agenda utama adalah pembaruan kebijakan strategis pemerintah di hadapan jajaran legislatif.

Penekanan utama dari pidato tersebut adalah tekad kuat pemerintahannya untuk memastikan bahwa seluruh kekayaan SDA nasional dikelola sepenuhnya oleh negara tanpa adanya intervensi atau campur tangan dari pihak luar.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, penegasan ini merupakan bagian dari strategi pemerintahan dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian pasar internasional.

Presiden Prabowo secara eksplisit menyatakan bahwa penguasaan penuh SDA merupakan langkah fundamental untuk menjamin kemakmuran rakyat Indonesia secara berkelanjutan.

Salah satu poin yang ditekankan adalah komitmen untuk menolak segala bentuk intervensi dari negara lain terkait pengelolaan aset vital bangsa.

"Pemerintahannya memiliki tekad kuat untuk menguasai penuh kekayaan sumber daya alam (SDA) nasional serta menolak intervensi dari negara lain," merupakan inti dari penegasan yang disampaikan Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para anggota DPR RI sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban atas arah kebijakan ekonomi bangsa ke depan.