SEMARANG, BisnisMarket.com – Menjelang puncak arus mudik tahun ini, wilayah Jawa Tengah diprediksi kembali menjadi titik pertemuan volume kendaraan tertinggi dari arah Barat (Jakarta/Jabar) maupun Timur.
Menanggapi potensi kemacetan dan faktor kelelahan pengemudi, otoritas terkait dan pakar keselamatan transportasi merilis panduan strategis bagi pemudik yang akan melintasi wilayah "Jantung Jawa" ini.
Berikut adalah laporan mendalam mengenai tips aman mudik ke Jawa Tengah yang dirangkum untuk kelancaran perjalanan Anda:
1. Waspadai "Titik Lelah" di Tol Trans Jawa
Jalur tol dari arah Cikampek menuju Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang) dikenal memiliki trek lurus yang sangat panjang. Kondisi ini sering kali memicu highway hypnosis atau kantuk yang tidak disadari.
Pengemudi dihimbau untuk tidak memaksakan diri. Jika rest area di dalam tol penuh maka keluar ke arteri terdekat untuk beristirahat di SPBU atau masjid, lalu masuk kembali ke tol. Keamanan adalah prioritas utama.
2. Kesiapan Saldo Elektronik dan Logistik
Berdasarkan data tahun lalu, antrean di gerbang tol sering kali disebabkan oleh kurangnya saldo kartu elektronik. Pemudik diharapkan memastikan:
Saldo E-Toll: Estimasi tarif tol Jakarta–Semarang atau Jakarta–Solo telah mengalami penyesuaian; pastikan saldo terisi minimal Rp600.000 - Rp800.000 untuk pulang-pergi.