BISNISMARKET.COM - Kinerja pemasaran PT SMRA (Summarecon Agung) menunjukkan tren positif yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan marketing sales yang impresif dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut mencapai angka 36,7% selama periode Januari hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan pasar yang kuat terhadap produk properti yang ditawarkan oleh SMRA.

Meskipun terjadi peningkatan penjualan, terdapat catatan penting mengenai performa laba bersih perusahaan selama periode yang sama. Laba bersih SMRA dilaporkan mengalami penurunan meskipun sektor penjualan menunjukkan geliat positif.

Menanggapi dinamika kinerja tersebut, Ciptadana, sebagai lembaga analis sekuritas, memutuskan untuk mempertahankan rekomendasi investasi. Mereka tetap memberikan pandangan positif terhadap prospek jangka panjang saham SMRA.

Ciptadana mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham SMRA, mengindikasikan keyakinan mereka terhadap pemulihan fundamental perusahaan ke depan. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai faktor prospektif.

Namun, sejalan dengan evaluasi tersebut, Ciptadana melakukan penyesuaian pada target harga saham SMRA. Penyesuaian target harga ini mencerminkan pertimbangan atas kondisi laba bersih yang terpantau menurun.

Detail mengenai besaran target harga yang baru tidak disebutkan secara spesifik dalam sumber awal, namun penyesuaian tersebut menjadi bagian dari strategi evaluasi risiko dan potensi imbal hasil bagi investor.

Pencapaian marketing sales yang melampaui ekspektasi menjadi salah satu pendorong utama pandangan positif analis. Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi pemasaran perusahaan dalam menarik minat konsumen.

"SMRA mencatat marketing sales naik 36,7% pada Q1 2026," demikian pernyataan yang menggarisbawahi capaian penjualan kuartal pertama tersebut. Hal ini menunjukkan adanya momentum positif dalam perolehan pra-penjualan properti.