BISNISMARKET.COM - Perkembangan teknologi digital yang semakin masif menuntut sistem pendidikan untuk segera melakukan transformasi signifikan. Langkah adaptif ini mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengajar di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).
Salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah penguatan kompetensi guru dalam menguasai teknologi terkini, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Selain itu, pengenalan konsep dasar coding juga mulai digalakkan di lingkungan sekolah.
Langkah proaktif ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi penerus menghadapi tantangan di era industri 4.0. Pendidikan harus bergerak seiring dengan kemajuan teknologi yang terjadi secara global.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menekankan urgensi dari program peningkatan keterampilan digital ini. Program ini ditujukan untuk memastikan kualitas pengajaran tetap relevan.
"Peningkatan kemampuan guru di bidang teknologi informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjawab tantangan zaman," tegas Deden Deni. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa adaptasi teknologi kini bersifat wajib, bukan sekadar tambahan kurikulum.
Dikutip dari Infotren.id, fokus pada AI dan coding ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar kerja masa depan. Kompetensi ini diharapkan menjadi bekal fundamental bagi siswa.
Implementasi penguasaan AI dan coding ini akan dilakukan melalui berbagai pelatihan terstruktur yang dirancang khusus oleh Dinas Pendidikan. Tujuannya adalah mentransformasi guru menjadi fasilitator teknologi yang andal di kelas.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tangsel untuk memastikan bahwa sistem pendidikan di wilayahnya berada di garis depan dalam adopsi inovasi digital. Hal ini merupakan upaya strategis dalam menghadapi era disrupsi teknologi.