JAKARTA, BisnisMarket.com – Kabar baik bagi masyarakat yang bersiap melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah memastikan akan membuka sepuluh ruas tol fungsional di berbagai wilayah Indonesia guna membantu kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan yang setiap tahun menjadi tantangan utama saat musim mudik.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menjelaskan bahwa total panjang tol fungsional yang akan dioperasikan mencapai sekitar 291,13 kilometer.
Menurutnya, meskipun sebagian ruas tol tersebut belum sepenuhnya beroperasi secara komersial, kondisi jalannya sudah cukup aman untuk dimanfaatkan secara terbatas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
“Tol fungsional ini sangat dinantikan, secara umum memang belum operasi, tapi secara darurat bisa difungsikan hanya selama masa mudik dan arus balik Lebaran,” ujar AHY dalam keterangannya di Kantor Staf Presiden di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Pemerintah membagi pengoperasian tol fungsional tersebut di tiga wilayah utama, yaitu Pulau Sumatra, Pulau Jawa, dan Pulau Kalimantan.
Di Pulau Sumatra, tiga ruas tol dari jaringan Jalan Tol Trans-Sumatra akan difungsikan dengan total panjang sekitar 90,73 kilometer. Ruas tersebut meliputi Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 23,9 km, Tol Kayuagung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 4 Sinaksak–Pematang Siantar sepanjang 28 km, serta Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 53,6 km.
Sementara itu di Pulau Jawa, pemerintah menyiapkan enam ruas tol fungsional dengan total panjang sekitar 148,03 kilometer. Beberapa di antaranya adalah Tol Serang–Panimbang Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 km dan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Parungkuda–Akses Karangtengah sepanjang 4,9 km.
Selain itu, terdapat pula Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Seksi 3 hingga Seksi 6 sepanjang 52 km yang rencananya difungsikan khusus saat arus balik Lebaran. Ruas lain yang juga dibuka adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,85 km, Tol Yogyakarta–Solo ruas Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km, serta Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap pertama ruas Gending–Besuki sepanjang 49,68 km.