BISNISMARKET - OVO menggebrak lagi dengan meluncurkan Gebuk Judol Ronde 2, ajakan kepada masyarakat untuk jadi pahlawan digital dengan melaporkan judi online. Setelah sukses blokir ribuan akun di fase pertama, kini hadiah Rp60 juta menanti para pelapor paling aktif!
Di fase sebelumnya, gerakan ini sukses kumpulkan 11.000 laporan dan blokir 4.500 akun judi online. "Transaksi judol di OVO langsung anjlok 80% berkat partisipasi warga," ungkap Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO, dalam keterangan resminya, Senin (4/8/2025).
Masyarakat cukup mengunjungi situs ovo.id/gebuk-judol atau fitur Pusat Bantuan di aplikasi OVO. Periode laporan dibuka 21 Juli-20 Agustus 2025, dan setiap laporan valid berkesempatan dapat hadiah tunai.
Data PPATK menunjukkan penurunan 80% transaksi judol nasional sepanjang 2025. "Masyarakat kini jadi mata dan telinga kami di dunia digital," ujar Danang Tri Hartono dari PPATK.
Ternyata, 1 dari 5 laporan di fase pertama berasal dari ibu- rumah tangga! "Saya laporkan akun tetangga yang mengajak anak saya main judol," kisah Siti (38), salah satu pelapor.
OVO tak hanya mengandalkan laporan manual. Mereka pasang AI canggih yang bisa mendeteksi 300 pola transaksi mencurigakan per detik! Teknologi ini sudah mencegah Rp2 triliun transaksi ilegal.
Tiga pelapor teraktif akan dapat OVO Points senilai Rp60 juta. Hadiah ini merupakan bentuk apresiasi untuk warga yang peduli dalam memerangi judol.
"Jangan diam saat lihat judol! Laporkan sekarang dan jadi bagian dari revolusi bersihkan Indonesia dari judi online," ajak Karaniya. Info lengkap bisa cek di akun media sosial @ovo_id.