BISNISMARKET.COM - Potensi konflik bersenjata yang meluas ke ranah antariksa kini bukan lagi sekadar skenario dalam film fiksi ilmiah. Pernyataan tegas mengenai ancaman ini datang dari seorang petinggi militer Amerika Serikat.

Jenderal Chance Saltzman, yang menjabat sebagai Kepala Operasi Antariksa Angkatan Antariksa Amerika Serikat, baru-baru ini menyampaikan peringatan keras. Peringatan tersebut secara spesifik menyoroti potensi perang di orbit Bumi yang kini menjadi semakin mungkin terjadi.

Pernyataan penting ini disampaikan oleh Jenderal Saltzman dalam sebuah forum bergengsi, yaitu Global Air and Space Chiefs Conference 2026. Acara ini menjadi panggung terakhirnya sebelum mengakhiri masa baktinya yang akan berakhir pada bulan Agustus mendatang.

Beliau menekankan bahwa situasi geopolitik saat ini telah membawa ancaman konflik bersenjata ke luar angkasa. "Orbit Bumi tidak lagi bisa dianggap sebagai zona yang aman dan terlepas dari potensi pertempuran," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Jenderal Saltzman.

"Konflik yang dulunya dibayangkan hanya terjadi di darat, laut, atau udara, kini berpotensi besar merambah ke luar angkasa," ujar Jenderal Saltzman, menggarisbawahi perubahan lanskap keamanan global.

Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pengembangan kapabilitas antariksa oleh berbagai negara. Kemampuan untuk mengganggu atau bahkan menyerang aset antariksa menjadi perhatian utama.

"Kita harus menyadari bahwa orbit Bumi yang selama ini kita manfaatkan untuk berbagai keperluan, kini berisiko menjadi medan pertempuran baru," tambahnya, menyoroti krusialnya kesiapan dalam menghadapi ancaman ini.

Jenderal Saltzman juga memberikan pandangannya mengenai kesiapan Angkatan Antariksa AS dalam menghadapi kemungkinan tersebut. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi skenario terburuk.

Dikutip dari TREN.BISNISMARKET.COM.