BISNISMARKET.COM - Dunia perbankan kembali tercoreng! Kali ini, seorang karyawan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Soreang, Kabupaten Bandung, bernama AVM, tega menggelapkan dana perusahaan sebesar Rp 2,1 miliar. Apa yang membuatnya nekat melakukan tindakan kriminal ini? Ternyata, untuk mewujudkan rumah impiannya di Bogor.

Ironisnya, uang hasil curian tersebut tak hanya digunakan untuk membangun rumah, tapi juga untuk membeli kendaraan dan tanah. Sebuah tindakan nekat yang didorong oleh motif ekonomi, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kompol Luthfi Olot Gigantara.

"Sejauh yang kami lakukan pemeriksaan, motif ini sendiri mungkin terkait ekonomi karena pelaku ingin membangun rumah di wilayah Bogor," ungkapnya di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Minggu (13/7/2025).

Aksi kejahatan ini ternyata sudah berlangsung sejak awal Juni 2025, namun baru dilaporkan pada 1 Juli 2025. Untungnya, Poresta Bandung berhasil menangkap pelaku dan menahannya sejak 3 Juli 2025.

Yang lebih mencengangkan, pelaku memiliki akses ke semua ruangan, termasuk tempat penyimpanan uang. Bagaimana bisa?

"Betul, jadi ruangan yang menyimpan kas besar itu hanya beberapa orang saja yang memiliki akses untuk dapat masuk ke dalam. Jadi pelaku ini sebagai teknisi IT yang mana memiliki akses ke sejumlah ruangan yang ada di pihak Bank BJB," terang Olot.

Sebagai seorang teknisi IT, AVM memanfaatkan celah keamanan yang ada untuk melancarkan aksinya. Sebuah ironi, karena seharusnya ia menjaga keamanan sistem, justru malah membobolnya.

Pertanyaan yang muncul, apakah AVM bermain sendiri atau ada pihak lain yang terlibat? Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kebenaran.

"Untuk saat ini, pendalaman kami satu pelaku yang melakukan," tutur Olot.