BISNISMARKET.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan peringatan keras bahwa rangkaian serangan militer yang dilancarkan negaranya terhadap Iran masih jauh dari kata selesai. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa eskalasi konfrontasi antara kedua negara masih berpotensi meningkat.

Netanyahu mengklaim bahwa operasi militer yang telah dilaksanakan sejauh ini telah memberikan dampak signifikan dalam melemahkan struktur kepemimpinan ulama yang berkuasa di Teheran. Klaim ini menyoroti fokus strategis Israel dalam menargetkan inti kekuasaan Iran.

Dalam pernyataan terbarunya, Netanyahu mengutarakan harapan jangka panjang Israel terkait perubahan politik di negara tersebut. Hal ini disampaikan saat ia mengomentari situasi internal Iran, dilansir AFP pada Selasa (10/3/2026).

"Aspirasi kita adalah untuk membawa rakyat Iran melepaskan diri dari belenggu tirani; pada akhirnya, itu tergantung pada mereka," kata PM Israel tersebut dalam pernyataan terbarunya, seperti dilansir AFP, Selasa (10/3/2026).

Penegasan ini disampaikan Netanyahu saat ia tengah melakukan kunjungan inspeksi di Pusat Komando Kesehatan Nasional. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin (9/3) malam waktu setempat.

Pernyataan resminya mengenai kelanjutan operasi militer tersebut kemudian diterbitkan pada hari berikutnya, yaitu Selasa (10/3). Ini menjadi penekanan resmi atas arah kebijakan militer Israel selanjutnya.

Lebih lanjut, Netanyahu menggarisbawahi tingkat kerusakan yang telah ditimbulkan oleh aksi militer Israel terhadap kemampuan operasional Iran. Ia menggunakan metafora yang kuat untuk menggambarkan keberhasilan sejauh ini.

"Tetapi tidak diragukan lagi bahwa dengan tindakan yang telah diambil sejauh ini, kita sedang menghancurkan tulang-tulang mereka -- dan kita belum selesai," tegas Netanyahu saat mengunjungi Pusat Komando Kesehatan Nasional pada Senin (9/3) malam, menurut pernyataan yang diterbitkan pada Selasa (10/3).

Komentar ini memperkuat pesan bahwa Israel tidak akan menghentikan tindakannya sebelum mencapai tujuan strategis yang ditetapkan terkait stabilitas kawasan dan keamanan nasional mereka.