BISNISMARKET.COM - Momen libur Hari Raya Idulfitri selalu menjadi periode puncak bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan mudik maupun berwisata domestik. Antusiasme ini tentu disambut baik, namun juga membawa potensi risiko keselamatan di jalan raya.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) secara proaktif mengingatkan seluruh elemen masyarakat yang akan bepergian selama periode libur panjang tersebut. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kecelakaan dan gangguan keamanan selama perjalanan.

Fokus utama dari pesan kepolisian adalah penekanan pada pentingnya kewaspadaan ekstra selama berada di perjalanan, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Kesadaran diri menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan bersama.

Selain kewaspadaan, kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas yang telah ditetapkan menjadi faktor krusial. Pelanggaran sekecil apapun dapat berujung pada konsekuensi fatal selama arus mudik yang padat.

Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh pejabat kepolisian yang ditugaskan dalam operasi pengamanan hari raya. Hal ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menjamin keamanan publik.

"Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memanfaatkan momen libur dan Idulfitri untuk melakukan perjalanan maupun wisata. Agar senantiasa mengutamakan keselamatan, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku," ujar Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026 Brigjen Tjahyono kepada wartawan di Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026).

Pernyataan tegas dari Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026 tersebut menegaskan bahwa keselamatan perjalanan adalah tanggung jawab bersama antara petugas dan pemudik. Hal ini dilansir dari sumber berita yang meliput kegiatan kepolisian saat itu.

Lokasi penyampaian imbauan, yaitu Ragunan, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (22/3/2026), juga mengindikasikan bahwa pesan ini disebarkan saat masyarakat mulai mengaktifkan rencana perjalanan liburan mereka. Brigjen Tjahyono menekankan pentingnya kesadaran kolektif.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.