BISNISMARKET.COM - Polda Riau tengah menyelimuti duka cita mendalam atas kehilangan salah satu personel terbaiknya. Momen suka cita malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah justru diwarnai dengan berita duka cita yang menyentuh hati.

Sosok yang gugur dalam tugas mulia ini adalah Bintara Polisi bernama Aipda Apendra. Ia meninggal dunia saat menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Aipda Apendra merupakan anggota Banit Reskrim Polsek Kampar yang menghembuskan napas terakhirnya di tengah upaya pengamanan. Peristiwa ini menjadi catatan kelam bagi institusi kepolisian di wilayah Riau.

Kejadian tragis ini bermula pada Sabtu (21/3) dini hari, ketika almarhum dilaporkan mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak fit. Kondisi kelelahan ekstrem hingga sesak napas menjadi gejala awal yang dirasakannya saat bertugas.

Mengetahui kondisi darurat tersebut, Apendra segera dilarikan menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Upaya penyelamatan nyawa telah dilakukan oleh tim medis di rumah sakit.

Sayangnya, takdir berkata lain dan Apendra dinyatakan telah meninggal dunia setelah berbagai upaya pertolongan dilakukan. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga besar Polri.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Ramadhan Putra Sebayang, memberikan keterangan resmi mengenai tugas terakhir almarhum. Tugas pengamanan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi rutin menjelang hari raya.

"Aiptu Apendra ditugaskan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026," jelas AKBP Boby Ramadhan Putra Sebayang.

Lebih lanjut, Kapolres Kampar memaparkan dasar penugasan tersebut. "Sebagaimana tercantum dalam Surat Perintah Kepala Kepolisian Sektor Kampar Nomor: Sprin/35/III/2026/Sek Kpr tanggal 20 Maret 2026," kata AKBP Boby Ramadhan Putra Sebayang.