JAKARTA, BisnisMarket.com - Di tengah kemegahan dan sorotan lampu kilat yang menghiasi hotel Washington Hilton pada malam penganugerahan White House Correspondents’ Dinner (WHCD), sebuah insiden mencekam terjadi hanya beberapa blok dari lokasi di mana Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, dan ribuan tamu elit lainnya berkumpul. Keheningan malam di ibu kota tersebut pecah oleh suara tembakan yang memicu alarm keamanan tingkat tinggi.

Pelaku yang kemudian diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen, seorang pria berusia 28 tahun asal Florida, menjadi pusat perhatian otoritas federal. Insiden ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sebuah pengingat tajam akan kerentanan keamanan di jantung pemerintahan, bahkan ketika protokol pengamanan paling ketat sedang diterapkan.

Suara Tembakan Memecah Malam "Nerd Prom"

Dilansir dari NBC (26/4), kronologi kejadian bermula pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat para jurnalis, selebritas, dan pejabat tinggi negara sedang menikmati jamuan makan malam tahunan yang sering dijuluki sebagai "Nerd Prom" tersebut.

Berdasarkan laporan resmi dari Metropolitan Police Department (MPD) Washington D.C., penembakan dilaporkan terjadi di blok 1300 T Street NW, lokasi yang secara geografis sangat dekat dengan hotel tempat berlangsungnya acara. Saksi mata melaporkan melihat sebuah kendaraan yang melaju kencang sesaat setelah suara letusan senjata api terdengar.

Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan, proyektil peluru ditemukan bersarang di bangunan sekitar, menandakan bahwa tembakan tersebut dilakukan dengan niat yang membahayakan. Keberadaan Presiden Biden di dalam gedung Hilton saat itu meningkatkan urgensi kasus ini dari tindak kriminal jalanan menjadi ancaman keamanan nasional yang serius.

Pelacakan Digital Berujung Penangkapan di Florida

Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh detektif MPD bersama dengan agen federal membuahkan hasil ketika mereka berhasil melacak kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) dan data plat nomor kendaraan, jejak digital membawa otoritas kepada Cole Thomas Allen.

Allen tidak langsung tertangkap di Washington D.C.; ia sempat melarikan diri melintasi batas negara bagian sebelum akhirnya diringkus di Florida. Penangkapan ini merupakan hasil koordinasi lintas negara bagian yang melibatkan U.S. Marshals Service. Allen didakwa dengan berbagai pasal berat, termasuk penyerangan dengan senjata berbahaya dan kepemilikan senjata api tanpa izin di wilayah District of Columbia.