BISNISMARKET.COM - Kabar duka menyelimuti Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, setelah ditemukan dua jenazah pria dalam kondisi yang sangat mengenaskan di atas atap sebuah masjid setempat. Penemuan ini sontak menggemparkan warga dan memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.

Kedua korban ditemukan dalam keadaan membusuk, mengindikasikan bahwa mereka telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan oleh warga. Investigasi mendalam segera dilakukan untuk mengungkap tabir misteri di balik kematian tragis yang terjadi di lokasi peribadatan tersebut.

Pihak kepolisian dari Polres Brebes bergerak cepat untuk mengumpulkan bukti dan keterangan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Fokus utama penyelidikan adalah menentukan secara pasti apa yang menyebabkan kedua pria tersebut menghembuskan napas terakhir di tempat yang tidak biasa itu.

Hasil sementara dari proses identifikasi dan olah TKP mengarah pada satu kesimpulan utama mengenai penyebab kematian kedua korban. Hal ini diungkapkan langsung oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Brebes kepada awak media.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, memberikan keterangan resmi mengenai temuan yang didapatkan dari pemeriksaan awal terhadap kedua jenazah. Penyelidikan ini bertujuan memberikan kepastian hukum dan penjelasan kepada publik mengenai insiden tersebut.

AKP Farid Nur Aziz menuturkan bahwa ditemukan indikasi kuat adanya cedera fisik yang berhubungan langsung dengan sumber energi berbahaya. "Ada luka bakar pada jenazah dua korban yang diketahui bernama Iwan dan Bambang," ujar Kasat Reskrim Polres Brebes.

Luka bakar yang ditemukan pada tubuh kedua korban menjadi petunjuk krusial bagi tim penyidik dalam menyimpulkan kronologi peristiwa. Luka tersebut mengarah pada dugaan adanya kontak fisik dengan sumber listrik berdaya tinggi.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menegaskan bahwa luka bakar tersebut merupakan penyebab utama hilangnya nyawa kedua warga Pengaradan malang tersebut. "Luka itu menjadi penyebab tewasnya warga Pengaradan tersebut," kata AKP Farid Nur Aziz.

Kesimpulan akhir dari pihak kepolisian adalah bahwa kedua pria, Iwan dan Bambang, meninggal dunia akibat tersetrum aliran listrik tegangan tinggi yang kemungkinan besar mengenai mereka saat berada di area atap masjid. Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya instalasi listrik yang tidak terawat.