JAKARTA, BISNISMARKET.COM – Popularitas HYROX, kompetisi kebugaran yang mengombinasikan lari jarak menengah dengan latihan functional fitness, semakin meroket di Indonesia.

Olahraga yang menuntut daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, dan mentalitas baja ini kini banyak diikuti oleh pegiat kebugaran, bahkan mendorong menjamurnya kelas latihan khusus di berbagai pusat kebugaran (gym).

HYROX dikenal sebagai perlombaan yang sangat menguras tenaga, namun formatnya yang terstruktur dan standar global membedakannya dari kompetisi kebugaran lainnya.

Apa Itu HYROX?

HYROX adalah konsep kompetisi fitness race yang pertama kali diperkenalkan di Hamburg, Jerman, pada tahun 2017 oleh Christian Toetzke dan Moritz Furste.

Nama HYROX merupakan gabungan dari kata "Hybrid" dan "Rocks", yang merefleksikan perpaduan antara latihan kekuatan dan ketahanan fisik dalam satu ajang.

Salah satu keunikan utamanya adalah standarisasi format perlombaannya di seluruh dunia. Hal ini memungkinkan hasil waktu peserta dari berbagai negara dapat dibandingkan secara objektif. Saat ini, HYROX telah diselenggarakan di puluhan negara dan menarik ratusan ribu peserta setiap tahunnya, dari atlet profesional hingga masyarakat umum.

Format Perlombaan yang Menantang

Format dasar HYROX sangat lugas namun menguji batas kemampuan fisik peserta. Setiap kompetitor wajib menyelesaikan rangkaian lari dan latihan fungsional secara berulang.