BisnisMarket.com - Sebelum Indonesia merdeka, terdapat kerajaan dan kesultanan yang pernah menguasai berbagai wilayah di Nusantara. Salah satu diantaranya adalah Kerajaan Jambi, yang termasuk dalam kerajaan Islam besar di wilayah Pulau Sumatera. Inilah awal mula cikal bakal sejarah dari pemerintahan tersebut dan bagaimana berakhirnya.

Awal Mula

Pemerintahan kerajaan ini termasuk menggunakan kultur Melayu Islam, sehingga menggunakan agama dan syariat Islam sebagai pondasi awalnya. Namun kesultanan ini tak berdiri begitu saja, awalnya ia merupakan wilayah di bawah kekuasaan Sriwijaya.

Kemudian di tahun 1640, seorang saudagar dari Turki berniat mendirikan pemerintahan di sekitar wilayah Jambi. Wilayah pasti awal mulanya kesultanan ini belum diketahui pasti, karena tidak ada peninggalan bangunan di awal permulaannya.

Meski sudah berdiri di sekitar tahun tersebut, namun kesultanan Jambi tak bisa langsung berdiri begitu saja, mengingat ada kerajaan besar seperti Sriwijaya. Bahkan setelah Sriwijaya runtuh pun, wilayah tersebut kembali berada di bawah kekuasaan Majapahit.

Perkembangan

Pada akhirnya, Majapahit runtuh di Pulau Jawa dan membuat Kerajaan Jambi memiliki wewenang dan kekuasaan sendiri di wilayahnya. Apalagi berkat lokasinya yang cenderung strategis, wilayah tersebut mampu secara mandiri mengelola pemerintahan dan ekonominya.

Hal ini terlihat dengan adanya kerja sama antara pemerintahan kesultanan tersebut dengan orang Eropa yang datang. Mereka melakukan perdagangan dengan komoditas utama rempah, yang memang menjadi ciri khas dari kesultanan di wilayah Nusantara pada saat itu.

Perdagangan dan kerja sama dengan pihak Eropa yang datang membuat wilayah tersebut maju. Namun kondisi tersebut tak bertahan lama, mengingat keberadaan VOC yang mulai bertumbuh pesat di Pulau Jawa.