JAKARTA, BisnisMarket.com
- Bayangkan sebuah perusahaan yang baru saja melantai di bursa saham, namun
langsung mampu menembus jajaran perusahaan paling berharga di dunia. Itulah
yang terjadi pada SpaceX, yang kini menjadi pusat perhatian seluruh pelaku
pasar modal global. Siapa sangka, langkah awal mereka begitu dahsyat hingga
mengubah peta kekuatan industri teknologi dan antariksa secara drastis.
Dilansir dari Bloomberg Technoz (16/6), saham SpaceX
mencatatkan kenaikan harga pada hari kedua perdagangannya, melanjutkan tren
positif setelah debut gemilang yang langsung mengangkatnya ke jajaran
perusahaan publik paling berharga di dunia. Saham dengan kode SPCX tercatat
naik 20 persen, menyusul lonjakan sebesar 19 persen pada akhir pekan
sebelumnya. Hasilnya, nilai pasar SpaceX kini tercatat mencapai US$412 miliar
atau setara Rp7.296,1 triliun, angka yang sulit dibayangkan hanya beberapa
tahun lalu.
Lonjakan Permintaan yang Tak Terbendung
Semangat pasar terhadap saham perusahaan milik Elon
Musk ini tampaknya belum mau mereda. Bahkan di hari kedua perdagangan,
antusiasme pembeli masih sangat tinggi. "Lonjakan permintaan saham SpaceX
masih terjadi pada hari kedua perdagangan," ungkap data yang dirilis.
Pada penutupan perdagangan hari Senin, harga saham
SpaceX berada di angka US$192,46. Angka ini lebih dari 42 persen di atas harga
penawaran umum perdana (IPO) yang ditetapkan di US$135. Kenaikan fantastis ini
secara otomatis mendongkrak kapitalisasi pasar perusahaan menjadi lebih dari
US$2,5 triliun. Angka tersebut langsung menempatkan SpaceX di antara enam
perusahaan terbesar di dunia, sebuah pencapaian luar biasa untuk perusahaan
yang baru saja membuka akses kepemilikan bagi publik.
Mengancam Posisi Raksasa Teknologi
Kekuatan lonjakan nilai ini membuat posisi perusahaan
raksasa lain mulai terancam. Dengan nilai pasar saat ini, SpaceX hanya berjarak
kurang dari US$135 miliar untuk menyalip Amazon.com Inc., yang saat ini
memiliki nilai pasar hampir mencapai US$2,7 triliun. Jarak yang sangat tipis
ini membuat banyak pengamat memprediksi bahwa dalam waktu singkat, SpaceX bisa
menempati peringkat lebih tinggi lagi, menggeser posisi nama-nama besar yang
sudah lama bertahta di puncak industri teknologi.
Keberhasilan ini didukung juga oleh strategi penawaran
saham yang cerdas. SpaceX diketahui telah menggunakan opsi penambahan saham
atau yang dikenal sebagai opsi "greenshoe". Langkah ini memungkinkan
penjamin emisi menjual tambahan 83,3 juta saham. Berdasarkan pernyataan resmi,
langkah tersebut berhasil meningkatkan jumlah dana yang dihimpun menjadi
US$86,2 miliar, atau sekitar US$85,7 miliar setelah dikurangi biaya penjaminan
sebesar US$500 juta. Angka penghimpunan dana ini menjadi salah satu yang
terbesar dalam sejarah pasar modal dunia.
Dampak Besar Bagi Dunia Teknologi