BISNIS MARKET- Pemprov NTB bersinergi dengan TNI untuk pulihkan hutan dan irigasi di Pulau Sumbawa dengan kegiatan berupa reboisasi.

Hal ini merupakan komitmen dari Pemprov NTB untuk bekerja bersinergi sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) memulihkan hutan di Pulau Sumbawa.

Terungkap jika langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan lingkungan dan pertanian yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal atau biasa disapa Miq Iqbal menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI dan Panglima TNI.

Agenda besarnya adalah meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar beberapa waktu lalu.

Menurut Miq Iqbal, keberadaan batalyon tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah, terutama di sektor kesehatan, pertanian dan pelestarian lingkungan.

“Salah satu persoalan besar di Pulau Sumbawa adalah kerusakan hutan akibat pembukaan lahan jagung. Hal ini menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur setiap tahun,” ungkapnya.

Gubernur NTB, Miq Iqbal mengurai bahwa akibat kerusakan tersebut pemerintah harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah, untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

Sebagai tindakan nyata, Pemprov NTB akan segera menindaklanjuti rencana tersebut yang diawali dengan rapat koordinasi dengan seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Provinsi NTB.