BISNISMARKET.COM - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali membuktikan diri sebagai magnet utama bagi masyarakat yang mencari rekreasi keluarga selama momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kawasan wisata ikonik ini dipadati pengunjung sejak awal periode liburan tahunan tersebut.

Data terbaru menunjukkan bahwa antusiasme publik untuk mengunjungi TMII pada hari kedua pasca-Idulfitri masih sangat tinggi. Jumlah wisatawan yang terpantau memadati area rekreasi ini mencapai angka belasan ribu orang.

Duhita Anggraeni, selaku Marketing & Communication Group Head TMII, memberikan konfirmasi mengenai tingginya minat masyarakat untuk berlibur di sana. Ia membandingkan angka kunjungan hari itu dengan puncak keramaian pada hari pertama perayaan Idulfitri.

"Lebaran itu di 21.000 visitors dan per saat ini, barusan dikabarin bahwa kita sudah di angka 18.000," ujar Duhita kepada wartawan di TMII, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026). Angka 21.000 pengunjung tercatat sebagai capaian tertinggi selama periode libur Lebaran kali ini.

Meskipun angka hari itu sedikit di bawah capaian hari sebelumnya, manajemen TMII tetap optimistis dapat memenuhi proyeksi kunjungan harian. Mereka terus memantau pergerakan pengunjung hingga waktu operasional ditutup.

"Jadi hingga nanti jam tutup, kami mengharapkan dan kami prediksi kami bisa mencapai target harian kami hari ini," kata Duhita saat diwawancarai di lokasi, Senin (23/3/2026). Hal ini menunjukkan upaya TMII dalam mengelola optimasi kunjungan di hari-hari puncak liburan.

TMII, yang berlokasi strategis di Jakarta Timur, memang kerap menjadi pilihan utama bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk menikmati wahana edukatif dan budaya selama libur nasional. Pengunjung memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi sekaligus berekreasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas di berbagai anjungan daerah dan museum di kawasan TMII terpantau ramai oleh wisatawan yang ingin mengisi waktu libur panjang dengan kegiatan bermanfaat. Hal ini sejalan dengan prediksi yang disampaikan oleh pihak manajemen.

Fakta ini menegaskan posisi TMII sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menarik volume pengunjung besar, bahkan pada hari-hari setelah perayaan hari raya besar keagamaan. Kunjungan pada H+2 Lebaran ini menjadi indikator kuat keberhasilan strategi pemasaran wisata mereka.