BISNIS MARKET – Pemerintah Indonesia kembali membuka peluang bagi warga negara untuk bergabung sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi CPNS 2026. Berikut informasi lengkap mengenai syarat, ketentuan, dan mekanisme pendaftaran yang perlu diketahui pelamar.  

Syarat Umum dan Batas Usia CPNS 2026
Pendaftaran CPNS 2026 mensyaratkan pelamar berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat mendaftar. Untuk jabatan tertentu seperti dokter spesialis, dosen, atau peneliti, batas usia maksimal diperpanjang hingga 40 tahun.  

Menurut Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 320 Tahun 2024, pelamar juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum. “Pelamar tidak boleh terlibat dalam politik praktis dan harus sehat jasmani serta rohani sesuai jabatan yang dilamar,” ujar Dr. Bima Haria Wibisana, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dalam keterangannya.  

Dokumen Pendukung yang Harus Disiapkan
Kelengkapan administrasi menjadi kunci lolos seleksi awal CPNS 2026. Dokumen yang diperlukan meliputi kartu keluarga, KTP, ijazah, transkrip nilai, pas foto, dan dokumen tambahan sesuai kebutuhan instansi.  

“Pastikan semua dokumen sesuai format yang ditentukan di portal SSCASN untuk menghindari kegagalan verifikasi,” kata Rina Susanti, pejabat humas Kementerian PAN-RB. Pelamar juga diminta mengunggah swafoto dengan latar belakang merah sebagai bagian dari proses administrasi.  

Link dan Mekanisme Pendaftaran CPNS 2026  
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Tahapan diawali dengan pembuatan akun menggunakan NIK, nomor kartu keluarga, dan data diri lainnya.  

Setelah akun dibuat, pelamar harus melengkapi informasi seperti alamat email, jenis kelamin, dan mengunggah scan KTP serta swafoto. “Ketelitian dalam mengisi data sangat penting untuk mencegah diskualifikasi,” ungkap Rina Susanti.  

Langkah Verifikasi dan Cetak Kartu Akun  
Pelamar wajib memverifikasi kebenaran data sebelum mencetak kartu informasi akun. Kartu ini menjadi syarat login untuk memilih formasi CPNS yang diinginkan.  

“Jangan sampai ada kesalahan data, karena ini akan memengaruhi kelulusan administrasi,” tegas Dr. Bima Haria. Ia juga menyarankan pelamar untuk mempersiapkan dokumen jauh hari sebelum pendaftaran dibuka.