BISNISMARKET.COM - Veda Ega Pratama, pembalap muda andalan Indonesia, tengah mematangkan persiapannya untuk berlaga di seri Moto3 Catalunya 2026. Kompetisi balap internasional ini rencananya akan digelar di Sirkuit Catalunya, Spanyol, pada 15 hingga 17 Mei mendatang.
Persiapan yang intensif dilakukan karena lintasan tersebut dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi bagi para pembalap kelas dunia. Kondisi angin yang tidak menentu dan daya cengkeram ban menjadi faktor teknis utama yang harus diantisipasi oleh tim.
Informasi mengenai langkah strategis dan tantangan teknis yang dihadapi oleh pembalap berbakat binaan Astra Honda ini dikutip dari CNN Indonesia. Penyesuaian teknis menjadi fokus utama guna meraih hasil maksimal di tanah Matador tersebut.
Tim yang menaungi Veda, Honda Team Asia, terus memantau perkembangan fisik dan mental sang pembalap menjelang hari perlombaan. Keberadaan tim teknis sangat krusial dalam memberikan data akurat mengenai kondisi sirkuit terbaru kepada sang rider.
"Penting bagi para pembalap untuk melakukan adaptasi secara cepat terhadap lebar lintasan yang memiliki karakteristik unik sebagai bekas sirkuit balap mobil," kata Hiroshi Aoyama.
Manajer tim tersebut memberikan perhatian khusus pada tata letak sirkuit yang memiliki sejarah panjang dalam dunia otomotif internasional. Strategi ini diharapkan mampu membantu Veda menemukan jalur balap atau racing line yang paling efisien saat sesi kualifikasi maupun balapan.
"Kunci utama dalam menaklukkan tantangan di Catalunya adalah pemahaman mendalam terhadap setiap sudut tikungan dan pengaruh cuaca di lokasi tersebut," ujar Hiroshi Aoyama.
Selain faktor teknis kendaraan, ketahanan fisik pembalap juga menjadi sorotan utama mengingat suhu udara di Spanyol pada bulan Mei bisa sangat dinamis. Veda diharapkan mampu mempertahankan konsistensi kecepatan di setiap putaran meskipun menghadapi tekanan angin yang kuat.
Dengan dukungan penuh dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama tetap optimis dapat memberikan performa terbaiknya bagi Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu pembuktian penting bagi karier balap internasionalnya di kasta Moto3 musim 2026.