BISNISMARKET.COM - Investor legendaris di pasar modal Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menunjukkan langkah strategisnya dengan menambah porsi kepemilikan pada salah satu emiten sektor perkebunan. Aksi korporasi ini menegaskan kembali ketertarikannya pada fundamental perusahaan tersebut di tengah dinamika pasar saham.

Secara spesifik, aksi pembelian saham ini tercatat dilakukan pada hari Kamis, tanggal 21 Mei 2026. Penambahan kepemilikan ini merupakan bagian dari akumulasi saham yang dilakukan oleh investor ternama tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Pembelian signifikan yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong kali ini mencakup akuisisi sebanyak 300 ribu lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Jumlah ini menambah total akumulasi kepemilikan sahamnya pada emiten yang terafiliasi dengan Grup Salim tersebut.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, aksi pembelian substansial ini menandakan keyakinan Lo Kheng Hong terhadap prospek jangka panjang dari emiten perkebunan tersebut. Investor yang dikenal dengan strategi investasi nilai ini seringkali mencari perusahaan yang dinilai masih memiliki valuasi menarik.

Rincian transaksi menunjukkan bahwa pembelian 300 ribu lembar saham tersebut menambah secara nyata jumlah keseluruhan saham yang kini dikuasai oleh sang investor legendaris. Hal ini memperkuat posisinya dalam struktur kepemilikan perusahaan.

Perlu dicatat, Lo Kheng Hong dikenal luas di kalangan investor karena kemampuannya dalam mengidentifikasi saham-saham berkualitas yang harganya belum sepenuhnya mencerminkan nilai intrinsik perusahaan. Aksi terbarunya ini sejalan dengan reputasi investasinya.

Informasi mengenai pembelian saham ini menunjukkan bahwa transaksi tersebut telah tercatat secara resmi pada data transaksi bursa sehubungan dengan kepemilikan saham publik. Ini adalah bagian dari transparansi yang wajib dipenuhi oleh pemegang saham besar.

"Investor legendaris pasar modal Indonesia, Lo Kheng Hong, kembali menunjukkan minatnya pada saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dengan melakukan pembelian signifikan," demikian inti informasi yang disampaikan mengenai aksi korporasi ini.

"Aksi ini dilakukan pada Kamis, 21 Mei 2026, menambah jumlah kepemilikan sahamnya secara substansial," tambah narasi tersebut yang menggarisbawahi waktu spesifik dari transaksi tersebut.